Kerinci.targetjurnalis.com
SUNGAI PENUH – Wako Ahmadi angkat bicara Terkait pemberitaan dari beberapa media online tentang ungkapan fahrudin yang terlalu fulgar menyudutkan Wako Ahmadi, yang mana dalam pemberitaan tersebut Fahrudin menyebutkan Wako Ahmadi orang yang banyak berjanji untuk perubahan kota sungai penuh, janji yang di ucapkan tidak pernah di tepati.
Dari kutip dari portalbuana.com Fahruddin yang merupakan mantan anggota dewan juga menyebut dirinya salah seorang tim sukses militan Ahmadi – Antos memilih untuk hengkang dan bersebrangan dari walikota Ahmadi Merasa malu kepada masyarakat karena banyak janji yang tidak ditepati
Ungkapan Fahruddin yang terlalu fulgar, merasa dirinya lebih benar, walikota Ahmadi Zubir yang di usung dari PDI P angkat bicara dan merasa apa yang di sampaikan Fahruddin tidak benar.
Walikota Ahmadi Zubir mengatakan” Awal dari perjuangan saat sosialisasi benar Fakhrudin tim sukses saya, bahkan dia berjanji kalau untuk air sempit tanggung jawabnya.
Wako Ahmadi mengatakan bahwa dua minggu sebelum pemilihan, informasi yang saya dapatkan Fakhrudin berangkat ke Jambi ke kebun sawit. Saya pun minta tim sukses yang lain di air sempit untuk menghubungi Fakhrudin namun tidak ada berita, bahkan saya pun juga sudah menghubungi dia, namun tidak ada respons.
Fakhruddin pun pulang dari Jambi pas pagi pemilihan, Yang di pertanyakan kok Fakhruddin tim sukses katanya militan kok begitu, Apakah benar dia tim sukses militan.
Lanjut Wako Ahmadi bahwa Setelah dinyatakan menang dia (Fahrudin) pun mengadakan syukuran di rumahnya. Sebelum syukuran teman teman bilang kalau Fahrudin sudah tidak sama kita lagi di akhir sebelum pemilihan.karena saya tidak mau kecewakan dia makanya saya hadir di acara syukuran yang diadakan oleh fahruddin guna untuk menghormatinya walaupun Fahrudin bukan tim sukses militan saya” ujar Ahmadi Zubir.
Selanjutnya Wako Ahmadi mengatakan” saya pun sudah melantik Fahrudin sebagai ketua Kormi Kota Sungai Penuh, Tapi dasar Fahruddin tidak punya kemampuan, sehingga Kormi jalan di tempat, maka Fahruddin meletakkan jabatan sebagai ketua Kormi karena tidak sanggup. Itu lah sekelumit siapa Fahruddin. apa yang di sampaikan Fahruddin terkait program dan janji saya yang tidak dipenuhi semua sudah saya terpenuhi. Masyarakat bisa menilai. Demi perubahan kota sungai penuh saya sudah bekerja semaksimal mungkon dengan azas keadilan.
Program dan janji saya yang bagaimana tidak terpenuhi? Semua sudah terpenuhi. Lagian Fahruddin juga bukan tim ses saya. kok, dia yang malu. ” Tutup walikota Ahmadi Zubir.
( fircon/oke baik)


