Kerinci.targetjurnalis.com
Sungai Penuh – Terkait pemberitaan disalah satu media online beberapa hari yang lalu, beredar isu yang dalam hal ini kita berikan saja judulnya”Rumah Makan Menjadi Saksi Bisu” yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat dikalangan ASN maupun Masyarakat umum. Menanggapi pemberitaan yang sedang hangat dan berkembang ditengah masyarakat, apalagi kedua mereka ini adalah ASN dan kita sebut saja namanya N yang merupakan salah seorang Oknum ASN yang bekerja di salah satu KUA diKota Sungai Penuh dan “R” ini juga merupakan oknum ASN yang bekerja disalah satu Dinas Di Kota Sungai Penuh.
Guna mengklarifikasi pemberitaan yang berkembang agar tidak terjadi kesimpangsiuran ditengah masyarakat apalagi menyangkut nama baik, baik itu nama baik keluarga maupun instansi terkait, salah seorang dari mereka ” N /R” mencoba menghubungi KTJ guna menjelaskan dan mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu.
Dijelaskan oleh “R” Memang benar dia bertemu dengan “N” secara tidak disengaja disalah satu rumah makan, yang kebetulan “R” pada saat itu baru saja pulang dari salah satu Kantor karena ada urusan kedinasan dan memang ingin istirahat pulang yang pada saat itu memang lagi jam istirahat kantor. Secara tidak disengaja ketika mau pulang kerumah, kebetulan melihat kenderaan “N” terparkir dipinggir jalan didepan salah satu rumah makan, makanya saya berhenti dan berniat bertemu dengan “N” yang memang bekerja di salah satu KUA. jadi, saya memberanikan diri untuk bertemu “N”guna ingin meminta bantuan “N” dalam hal ini tentang kepengurusan surat nikah. saat ditanya kenapa tidak langsung menanyakan hal ini ke kantor KUA dimana tempat tinggal “R” dan “N” berkantor, dijelaskannya lagi, ini dikarenakan karena tidak sengaja dan tanpa direncanakan, jadi inilah saat yang tepat saya bertemu ” N” dan lagi ada suatu hal yang ingin dan perlu disampaikan yang sifatnya sedikit pribadi, maka untuk itulah secara tidak disengaja dan secara kebetulan kami bertemu di salah satu rumah makan.pas saat saya baru pulang dari kantor dan bertemu dengan ” N”, ujar “R”.
Lebih lanjut, ” R” menjelaskan, Dirumah makan tersebut kami hanya membicarakan masalah yang sedang saya hadapi dan tak lebih dari itu apalagi dirumah makan itu tempat terbuka dan ramai, menurut saya hal itu wajar dan sah sah saja dan tidak ada yang perlu dipermasalahkan ataupun diributkan. ungkap “R” kepada KTJ.
“R” juga menjelaskan, siang itu disalah satu rumah makan setelah saya menceritakan tentang masalah yang saya hadapi kepada “N” tersebut, terus saya pulang kerumah dengan mengenderai sepeda motor saya, sementara “N” juga pergi dan saya tidak tahu kemana, ungkap “R”, jadi antara saya dan ” N” tidak ada hubungan apa apa kecuali saya hanya meminta bantu pengurusan surat nikah, ucap “R” mengakhiri pembicaraan.
( oke baik )


